Search This Blog

Saturday, 5 November 2022

End of 2022

Setelah sekian purnama ga pernah nyentuh blog, akhirnya bisa mulai nulis lagi.

Jordan sudah hampir 9th usianya dan Christopher 5th. my boys are not so little anymore. 

Kami baru balik dr Indonsia beberapa hari lalu karenan kami baru saja kehilangan opung Jordan doli seminggu lalu. Kami harus pulang mendadak dan melakukan pesta adat melepas kepergian opung Jordan Doli ke peristirahatannya yang terakhir.

Dalam kesempatan yang sama, aku juga bisa ketemu papa dan menghabiskan beberapa hari bersama dengan beliau. Setelah lebih dari 6 tahun ga pernah bertemu, rasanya tenang hati ini masih bisa melihat wajahnya dan memeluknya erat.

Jordan demam dan kami harus menjaga dia setiap hari sampai kami kembali ke Perth. Puji Tuhan dia sudah pulih tapi the rest of us masih belum benar2 fit untuk beraktifitas kembali.

Aku jg mulai training di tempat kerja baru, ya kalau memang cocok berarti aku harus segera resign dari Freshwaters. We will see lah gimana baiknya, semoga sih cocok dan bisa segera memulai pekerjaan yang lebih baik.

Cukup dulu untuk hari ini ya, lelah, perut juga masih ga karuan rasanya. I will see you again sometimes later, peace out!

Thursday, 4 June 2020

Is this the time or should we wait a bit more?


I wish life is simpler..
Mengulangi tahap yang sama sekali lagi membuatku muak!
Aku ini hanya beban, seberapa kuat pun berusaha untuk meringankan beban orang, tetap saja sia2.
Untuk maju 1 langkah rasanya kok semakin berat setiap harinya. Merasakan tidak adil dengan apa yang terjadi namun tidak mampu berbuat banyak.

Andai ada mereka, ingin kuhempaskan semua sesak ini. Tuhan, aku butuh mereka!

Tadi malam mimpi lagi ada di tengah2 kekacauan (kayanya pengaruh nonton berita soal George Flyod deh), trus ada yg kasih peringatan, mencoba lari, ngumpet tapi ketauan. Ketakutan berharap bisa kabur atau telpon suami. Tapi tiba2 dia muncul krn khwatir dan langsung pegang tangan, rasanya aman banget. Tapi dalam hati tetap khawatir pengen pulang karena inget Oma sendirian di rumah. OMA! Bahkan dlm mimpiku sekarang pun aku masih terus merindunya, Oma...sungguh sangat merindu.

ah...pengen menang lotre!!!! *mulai stress berkepanjangan*


Wednesday, 26 October 2016

Ayam sambal Terasi

Ayam sambal terasi nya mak jordan endesss lhooo...digemari tua dan muda..hahaha apa sehhh?!

Bahannya:

Ayam ungkep:
Ayam dicampur dengan kunyit, daun salam, lengkuas, ketumbar, asam jawa, gula merah, garam dan air..ungkep sampe ayam empuk dan matang. Setelah matang, tiriskan dan goreng sampai kekuningan dalam minyak panas lalu tangkat dan sisihkan.

Sambal Terasi Mak Jordan:
Haluskan bawang merah, bawang putih, cabe merah besar, cabe rawit, terasi bakar.
Panaskan minyak d wajan untuk menumis. Tumis bumbu halus sampe wangi, masukkan daun jeruk yang sudah disobek2. Tumis sampe bumbu matang dan wangi.
Masukkan ayam yg sudah digoreng tadi, campur rata, beri garam dan gula. Beri sedikit saja air lalu campur sebentar, biarkan bumbu meresap ke ayam.
Jika air sudah surut, matikan api, sajikan dengan nasi hangat dan semangkuk sup sayuran. Yummy!

Wednesday, 28 September 2016

My Spring Enemy!

Yang paling gw benci kalo udah masuk ke Spring and Summer adalah FLIES!!!! Yep..lalat!!!
Walaupun semua pintu dan jendela sudah ditutup, tetep aja dia bisa masuk lewat lubang angin di toilet ato di laundry room. Udah gitu lalatnya Australia tuh segede2 gaban! Makin bikin bete..! Ni ngetiknya aja pake urat, sangking keselnya.

Hari ini masak sup plus ayam panggang bumbu rendang ditambahin pake telur bulat, supaya bertahan ampe besok lauknya. Harum bumbu rendang langsung semerbak memenuhi rumah, makanya begitu beres masak, si lalat udah ada yg nongol muter2 di ruang tamu yang memang bersebelahan sama kitchen. Haishh..mama Jordan ini langsung ambil kain, geplak sana geplak sini. Berhubung ga punya pemukul lalat jadinya ya pake kaen aja.

Selesai makan dan nyuapin Jordan, mama Jordan santai sejenak, buka laptop, ngetik2 blog yang udah lama banget dianggurin. Mo mandi rasanya enggan..terpengaruh dinginnya udara belakangan ini. Padahal dari pagi udah masak, sapu, vacuum karpet2, ngepel, beresin kamar, berharap berasa hangat karena banyak gerak, tapi tetap aja sekarang udah dingin lagi. Begini lah nasib tinggal di negara orang, harus adaptasi sama iklimnya. Kalo masih ada di Bali, where I used to live, kayanya jam segini kipas angin dah nyala, ato ga jendela dibuka lebar2 supaya adem. Tapi jam segini juga jam2 kritis kalo di kantor, jam makan siang, santai2, abis itu balik k meja dan berngantuk2 ria hahahhaha, sungguh merindukan kehidupan di Bali, kehidupan sebagai wanita bekerja.

Well, ga ada gunanya mengeluh, mungkin memang belum rejeki gw untuk dapetin kerja disini. Gw masih harus jd ibu rumah tangga dulu untuk urus anak di rumah. Akhirnya gw jd hobby masak dan bikin roti, kue, dkk. Karena cuma itu yang bisa menyita pikiran gw dr kejenuhan kehidupan disini. Mo kemana2 susah, mahal, ga seperti di indo, kemana2 mudah, murah, banyak makanan enak. Disini mah boro2 deh.

Kaya saat ini, gw sama suami pengen banget bisa liburan sebentaaaar aja. 10 hari jg cukup. Tapi karena satu dan lain hal, masih belum bisa terwujud. Hanya bisa berdoa saja semoga Tuhan mengijinkan kami untuk bisa melepas penat sejenak dari rutinitas hidup.

Anyway, Ayam rendang yang gw masak tadi endessss lhoo...gw share sedikit ya resepnya..

Bahan:
- Ayam dan telur rebus
- santan kental secukupnya kurleb 200 ml.
- Serai, geprek
- Daun Jeruk secukupnya
- Tamarind paste, 1/4 sdt

Bumbu Halus:
- Cabe merah besar 3-5 buah, sesuai selera
- Cabe rawit secukupnya
- Bawang merah 7 siung
- Bawang putih 4 siung
- Kunyit
- Jahe
- Kemiri, 3 buah
- Ketumbar 1 sdt

- Cuci bersih ayam, sisihkan.
- Tumis bumbu halus dengan 3 sdm minyak sampai bumbu benar2 harum dan matang. Warna bumbu sudah berubah lebih gelap dan tidak bau langu lagi.
- Masukkan daun jeruk yang sudah disobek2 dan juga serai geprek. Masak sampai wangi.
- Masukkan ayam, aduk2 sampai berubah warna, tambahkan air (jangan terlalu banyak, cukup sampai ayam setengah terendam, karena tujuannya untuk mengungkep ayam sampai empuk dan bumbu meresap baik)
- Masak dengan api kecil, tutup wajan. Aduk sesekali.
- Jika ayam sudah matang dan air sudah surut, masukkan telur rebus, santan kental dan garam. Aduk rata, tutup kembali wajan, masak kurleb 15 menit sampai bumbu mengental.
- Panaskan oven, 180C taruh ayam d loyang yang sudah dialas oleh alumunium foil. Panggang sambil dioles bumbu rendang yang sudah mengental tadi, bolak balik ayam agar merata. Panggang kurang lebih 15 menit. Sesuaikan dengan oven masing2 aja ya. Sajikan dengan nasi hangat..yummy!!

That's it for today, mama Jordan lelah hayati..butuh hot shower and a good nap with my little prince, Jordan.

See you when i see you..Have a nice day, ladies. :)

Wednesday, 14 October 2015

COMMITMENT!!!!

Satu lagi permasalahan yang diawali karena tidak adanya komitmen diantara para pelaku atau peserta sebuah kegiatan dan organisasi. Kali ini masalah yang timbul ada di dalam sebuah organisasi keagamaan yang akrab disebut dengan GEREJA.

Dalam melayani, apapun peranan kita, entah itu sebagai pelaku praise dan worship atau anggota choir gereja, penghantar injil, penyambut tamu atau usher, atau bahkan hanya sebagai umat biasa, semua hendaknya dilakukan dengan sebuah komitmen yang berasal dari dalam diri sendiri.

Instead of pointing your finger to others, why not point it to yourself??? 

apa kamu sendiri sudah BENAR melayani? apa kamu sudah BENAR berkomitmen dalam melayani sesama dan Tuhan?

Tindak tandukmu jadi contoh bagi sesamamu, bagi mereka yang menganggapmu Gembala.

Roster Praise and Worship dibuat sendiri tanpa konfirmasi anggota. Jadi jangan salahkan mereka jika mereka membatalkan sepihak karena kepentingan lain. Kamu sendiri terlalu SIBUK untuk bisa menanyakan kesediaan anggota untuk melayani di hari yang sudah KAMU tentukan. Sedangkan kamu bisa dengan mudahnya MEMBATALKAN acara atau latihan di waktu-waktu yang sudah mendesak.

Kalau memang kamu BERKOMITMEN, sedikit halangan bukan alasan untuk tidak melakukan atau membatalkan sesuatu, apalagi jika itu berhubungan dengan Tuhan. 2 atau 3 orang berhalangan hadir, acara bisa kau batalkan begitu saja. Kamu sibuk dengan kegiatan lain, acara rutin juga bisa kamu gagalkan. Bagaimana kamu bisa mengajarkan untuk BERKOMITMEN terhadap Tuhan, sedangkan kamu sendiri masih tak bisa memegang apa yang kamu tekankan setiap minggunya di depan jemaatmu?!

Bukan dirimu lah yang ingin kami pesonakan, tapi kami hanya ingin mempesona Tuhan, walau hanya dengan sedikit yang kami punya namun kami lakukan dengan KOMITMEN yang baik.

Salam damai dalam Kristus.

Friday, 22 May 2015

2015

It's been a while since I wrote here. My life is kinda busy right now, my son has grown up so fast, he's walking and running and talking all at the same time..lol.

And me? I'm busy with cooking and being a mom all day long. But my cooking skill is much better. I can make lotsa food and snacks! I will post it later since it's still early morning now and I can't go back to sleep.

Well anyway, it's nice to finally write again. I will see you later. Cheers!

Friday, 14 February 2014

A New Page on 2014

It's February already..

Semenjak lahiran, gw udah pulih dari luka bekas operasi. Cuma sekarang lg sakit, badan agak demam. Tadinya demamnya tinggi bgt nyampe 41 derajat, tp sekarang dah mendingan. Pergi ke dokter malah dsuruh test banyak banget, harus puasa segala, untungnya sebelum test ternyata panasnya lsg turun dan badan membaik, akhirnya kita putusin ga usah test aja. Cuma lemes banget badan gw sekarang, dan sluruh badan terasa sakit dan pegal bangeeett. Entah kenapa, ini penyakit atau virus apa gw jg ga tau.

Mau masak juga tuing tuing, ga bisa bediri lama, ga bisa jalan lama, langsung sakit badan gw. Bener2 aneh banget. Kaya penyakit cikungunya, tapi ini ga bikin lumpuh badan, jadi gw ga tau ini kenapa sebenernya. Dokter yang kemaren gw datengin bnr2 dah tuwir, gw ga yakin ama dia, wong ngasih order test banyak banget, test u Dengue, Pneumonia, Ross River, Barmah Forest lah..ah teuing lah...banyak pokoknya..

Gw berharap bisa sembuh! pokoknya harus sembuh! Harus!

Sunday, 29 December 2013

My Early Christmas Gift....

This is a story about my gift from heaven.

Dari awal kehamilan, semenjak masih di Bali, dokter sudah mengatakan beberapa fakta yang berbeda. Dokter di Bali bilang, due date gw tgl 22 Dec 2013. Begitu gw move ke Perth, dokter disini bilang due date gw tgl 24 Dec. Gw USG di bulan ke 5 kehamilan, orang USG-nya bilang kalo itu benernya tgl 22 Dec.
Well, gw jadi sempet bingung, mana yang benernya...tapi berjalan dengan waktu, gw cuma yakin kalo this baby is gonna happen 2 weeks before due date, or for exact, he's gonna come on the 12th of December 2013. Entah kenapa gw yakin bgt dan gw bilang ama suami gw kalo this baby will come 2 weeks early. Waktu gw bilang ama GP disini, dia malah bilang kebnyakan first baby itu malah melewati due date-nya, bahkan gw dah dijadwalkan induksi tgl 03 january 2014. I prayed to God to let me have this baby by this month, as my Christmas gift. And He listens, as always.

Tgl 10 pagi, ada bercak kecoklatan di pakaian dalam yg bikin gw panik disco. Ada apa nih? Langsung browsing dan cari jawabannya. Ternyata ini pertanda plug gw dah lepas, dan deket-deket untuk mulai pembukaan. Langsung gw telfon midwife, dan langsung disuruh ke hospital untuk cek. Setelah dicek ternyata memang benar..tapi gw disuruh pulang lagi karena itu hanya tanda awal aja.

Besoknya, 11/12/13, masih ada flek darah, diikuti dengan kram perut yg datang dan pergi. Gw telpon lg ke midwife, dan dsuruh ke hospital lagi. Setelah dicek, ternyata gw dah dilated 1 cm. Pulang lagi ke rumah, malah sempet mampir dulu untuk sewa dvd sama beli sepatu sama suami. Masih santai dan weekly shopping pula. Malemnya, gw minum panadol, berharap kramnya hilang. Alhasil ga tidur semaleman karena kramnya makin parah, dan gw cuma bisa atur nafas nahan sakit. Tadinya suami mau kerja, tapi gw merengek untuk dia stay di rumah. Suami ngiranya dari bukaan 1 ke bukaan slanjutnya akan makan waktu bbrp hari....hadeehh.

Akhirnya, gw balik lg k hospital, dan ternyata gw dah dilated 5cm. Mulai lah proses mules berkepanjangan. Masuk RS jam 10 pagi. Jam 2 siang udah bukaan 7. Mulesnya semakin menjadi, dan sampe jam 6 sore gw masih stuck di bukaan 7. akhirnya dokter memberi rangsangan spy gw lbh cepet bukaannya dan jelas super duper sakit mulesnyaaaa... Dan yang bikin gw sedih, wajah baby menghadap ke langit2, bukan ke bawah. Dokter dah ngasih option caesarean, tapi gw masih berharap bisa untuk normal. Gw tetep sign untuk c-section just in case. Sambil menahan sakit yang luar biasa, gw liat wajah suami yang nangis begitu tau gw mungkin harus caesar. Gw jd ikut nangis. Nahan sakit sampai gw gemetar hebat dan ga bisa bicara. Akhirnya dokter ngasih Epidural, yang katanya lumayan sakit saat disuntikkan, tapi bener2 ga kerasa apa2 ama gw sangking dah lemesnya. 10 menit setelah epidural, semua sakit itu hilaaang! Hanya masih bisa ngerasain pressure aja.

Jam 7 mlm, gw bukaan penuh, agak lega dengernya, dan gw boleh untuk mulai push. Satu jam gw push sekuat tenaga, but the baby just wouldn't come out. He's too high and still facing up. Dokter akhirnya bilang untuk coba vacuum, dan kalo itu nasih ga bisa ya pilihan trakhir c-section. Gw masih optimis kalo baby bisa di vacuum. Gw di prep dan dbawa ke ruang operasi. Nyampe disana, diperiksa dalam lagi dan ternyata baby ga bisa di vacuum krn posisi masih terlalu tinggi dan beresiko ke rahim gw yang udah terlalu lama trying untuk push dan lain-lain.

Gw pasrah, suami juga dah ga bisa apa-apa.  Dan lahir lah, my first son, Jordan Mora Samuel Siregar at 10:07 pm, Perth time, 3506 gram, 49 cm. Healthy as he can be, so perfect. Walaupun dengan badan gemetaran akibat obat bius, gw tetap held him on my chest with joy and proud. 12 jam yang penuh haru dan usaha keras, apapun yg harus gw lalui for my beloved baby boy.

The proud daddy cut the umbilical cord, and with a big smile on his face, proud of his baby boy.





Saturday, 19 October 2013

Freaky Friend and Kue Lumpur

Punya temen tapi kelakuannya aneh bin ajaib. Katanya sih "kaget" alias "orang baru melek", tapi kok ya kelamaan kagetnya ya?? Lucu aja tiap liat statusnya, update-updatenya, cuma bisa ketawa. 

Setiap apapun pasti langsung update, mo penting apa kaga yang jelas eksis! Dari makanan yang dibuat, sampe ke cuaca dan sikon yang ga jelas.

Well, what can I say, human...many kind of them. 

Hari ini kegiatan seperti biasa, nyuci, masak, beberes, and tentunya bikin kue untuk afternoon tea nanti. Pilihan kue minggu ini adalah Kue Lumpur. Kue yang simple tapi enak, lumayan bikin nagih juga. Dapet resepnya dari Mbah Google, Kue Lumpur Surganya Pak Sahak. Emang bener-bener surga dah rasanya, suami ampe ketagihan, makanya dicoba bikin lagi. Awalnya nyobain setengah resep, walopun ga punya kismis, diganti pake keju, tetep mantep banget rasanya. 

Penampilannya sederhana aja, ga neko neko, yang penting rasanya nendang! Ga ada cetakan kue lumpur, cetakkan cupcake pun jadi..anything is possible! Yang penting, tutup aja cetakan ama alumunium foil, trus panasin oven 160-170 C,panasin cetakan sebentar, olesin butter, masukkin adonan, tutup pake alumunium foil, panggang 30 menit..jadi deh. Ni ngetik blognya juga sambil ngemil kue lumpurnya.. 

Anyway, gotta go now, mo blanja mingguan dulu.

Later folks!

Saturday, 21 September 2013

My Hokkien Fried Noodle

Beberapa hari ini hujan terus, jadinya jarang keluar kemana-mana. Bosan juga terus-terusan di rumah. Jadi mikir makanan yang enak dmakan pas ujan-ujan gini apa yaaa...?
Buka kulkas, ada mie hokkian yang dibeli di asian groceries minggu lalu. Akhirnya aku bikin mie goreng aja deh.

500 gr mie hokkian, diseduh air panas, tiriskan.

3 sg garlic, cincang halus.
1/2 buah bombay, cincag halus
tumis dg sedikit minyak.

Kalo punya udang atau ayam, boleh ditambahkan ya, aduk2 sampai daging berubah warna dan matang.

1 butir telur, kocok lepas, masukkin setelah daging matang, aduk cepat.

masukkan:
1 sdm saus tiram,
2 sdm kecap manis,
salt and pepper dan sedikit air.

masukkin mie-nya, aduk2, tambahin sama daun bawang yang sudah diiris halus.
masak sampe matang.
Jadi deh. Sajikan hangat..

bisa ditambah bahan lain kalo memang mau, sawi, jamur, kol, atau apapun yang ada di kulkas lah.

Well, udah dulu untuk hari ini. Mau coba bikin macaroni schotel untuk suamiku, supaya nanti dia bisa cicip pas pulang kerja nanti..

See ya!

Wednesday, 11 September 2013

Rainy Days

Beberapa hari ini hujan terus seharian. Bikin udara semakin dingin dan berangin.

Udah lama aku ama suami ga makan ati ayam. habisnya susah juga cari yang jual chicken liver disini. Sekalinya nemu ada di bagian makanan hewan. Hiks...ati ayam kan enaaakk..masa buat ngasih makan hewan?? Dasar bule, ga tau makanan enak! Akhirnya nemu juga, langsung beli 2 pack..bales dendam ceritanya, secara kami berdua "penggila" hati ayam.

Pack pertama aku bikin sup dengan kaldu ayam buatan suami, campur ama ati ayamnya..nikmatnyooo..dimakan pas ujan-ujan gini, beuh...asoooyy!

Nah pack yang ke 2, aku lagi pengen tumis2an. Akhirnya aku bikin Tumis Ati Ayam Pedas. Browsing di mbah google, banyak banget resepnya..akhirnya aku coba kombinasiin sendiri. Biasa lah..suka sotoy kan, berasa pinter masak, padahal ga tau ntarnya itu makanan jadi enak apa engga.

Well, anyway, here it is, Tumis Ati Ayam Pedas.

Bahan:
~ 1 pack ati ayam (isinya sekitar 8 buah), rebus dengan air 1 liter, 2 buah daun salam dan 2cm jahe. Rebus aja sekitar 15 menit. Angkat, tiriskan dan potong2 sesuai selera. Kemudian goreng ati sebentar dalam sedikit minyak, sampai kecoklatan. Jangan lama2 ya, abis itu angkat dan tiriskan.

~ 3 buah kentang ukuran sedang, potong kotak2, goreng dan tiriskan.

Haluskan:
8 - 10 bawang merah, aku pake red onion setengah aja, dah lebih dari cukup.
3 siung bawang putih
10 buah cabe rawit ato baby chilli hot

2 lembar daun salam
1 batang serai, geprek putihnya
5 lbr daun jeruk, buang tulang daunnya

Tumis bumbu halus, daun salam, daun jeruk dan serai sampe harum.
Masukkan garam dan gula, icip2 dulu sampe pas rasanya.
Masukkan ati ayam dan kentang. Aduk rata.
Untuk perasa, tambahkan sedikit aja kecapmanis. Biar agak gimanaaa gitu rasamya..
Campur rata sampai bumbu benar2 matang dan meresap.
Angkat dan sajikan.

Alhasil, abis masak langsung ambil nasi, makan jekkk!! Puji Tuhan, nikmat.
Moga2 suami juga bakalan suka ni menu pas pulang kerja nanti.

Sekarang mo lanjut mikirin besok harus masak apaan lagi..hadehh...lieurrrr...

See ya!







Friday, 6 September 2013

Another long day at home..

Today my husband has to work until late again. And I'm home alone with my lil' one in my tummy.
Really don't have much to do, since we haven't done our weekly groceries shopping yet.
We are going to have Pizza for dinner, so I do not need to cook anything today. I still have a piece of Pork Rib and a plate of Fried Vermicelli in my fridge which I will keep it for my husband's lunchbox tomorrow.
He's gonna buy some potatoes and carrots on his way home tonight and also a pack of chicken liver. I can make soup with meat balls and Hati Ayam Balado for tomorrow menu.

But for my lunch today, I decided to make a simple Nasi Goreng for myself, using ingredients left in the fridge.

Here's what i need:
30 gr of Brown onion, chop.
1 shallot and 1 garlic, chop.
2 eggs, beat.
1 spring onion, thinly sliced
1 or 2 plates of rice. (use rice which cooked last night, do not use your freshly cooked rice, it will be too sticky to make a fried rice)
2 tbs sweet soy sauce
1 tbs soy sauce

How to make:
~ Heat some oil in the pan. Saute the brown onion, shallot and garlic until they smells good.
~ Put in the eggs, make scramble. Put in the spring onion, mixed well.
~ Throw in the rice, and the soy sauce, sweet soy sauce, salt and pepper.
~ Mix them all well, and serve.


Well that's my lunch for today. Still another 4 hours to go until my husband arrive at home. Miss him terribly. :)

Thursday, 5 September 2013

When Life Brings Surprises this September..

A new place where I could call "Home".

We have finally rented a house on our favorite suburb. I'm not saying it was easy and cheap, it took a lot of effort and hard work. Seeing my husband has to work extra hard to fulfill our needs since I am not able to do so yet due to my pregnancy. But somehow, I always have that tiny thing with great meaning called "Faith", that everything is going to be alright.

I spend my time at home, learning how to cook. Can you believe that? Me, cooking?? Well, swallow it, baby..that's the truth! :)

Searching for recipes in the internet, trying to do some easy ones, and what makes me happy is that my husband always appreciate my dishes. I know they are not the restaurant type kind of dishes, way far from perfection, but he always made me smile with his praise.

I tried several times to make one recipe, but i failed all the time. But today....I DID IT!!!!! Yaaayyy...!!!
Selama ini susah banget yang namanya bikin kulit risoles atau kulit panekuk. Beberapa kali coba, slalu aja gagal lagi. Kulitnya sobek dan selalu nempel di pan.
Kemarin jalan2 ke K-Mart, akhirnya beli a new pan, hoping that this pan will bring miracle to the recipe!
Dan setelah ragu2, akhirnya nyobain resep panekuk isi Vla Vanila.
Awalnya bikin Vla-nya dulu..berhasil dengan gemilang!! *bahasanyaaaa..gyahahahaha*
dengan sedikit deg2an, akhirnya kucoba bikin kulitnya panekuk. Percobaan pertama langsung berhasil..!!!
Loncat2 sendiri di dapur...bahagianyaaa...dancing with my baby boy in my belly! We did it, Son!! Mommy's gonna make a good desert for your daddy today!!!

I will share the recipe here, so it will be our memorandum moment.. ;)

Pannekoek met Vanilla Vla

Bahan Kulit:
- 150 gr tepung terigu (all purpose flour)
- 1/4 sdt garam
- 1 btr telur, kocok lepas
- 1 sdt mentega/butter, lelehkan
- 1 sdt vanilla essence
- 400 ml susu cair

How to make:
- Campur telur dan susu, aduk dengan menggunakan whisk agar tercampur dengan baik.
- Campur tepung terigu dan garam, masukkan sedikit2 ke dalam campuran susu dan telur tadi sambil terus diaduk.
- Aduk sampai rata dan tidak menggumpal ya..
- Masukkan mentega/butter cair dan vanilla essence
- Panaskan pan, beri sdikit mentega (hanya di awalnya saja, kemudian dadar adonan satu persatu. Jangan terlalu tebal. Tunggu sampai pinggirnya mengering dan megelupas sendiri, langsung angkat pan dan balikkan ke piring ceper (adonan tidak perlu dibalik di pan).

Bahan Vla:
- 400 ml susu
- 40 gr tepung maizena
- 75 gr gula pasir
- 1/4 sdt garam
- 1 bh kuning telur
- 1 sdm butter
- 1 sdm vanilla essence/rhum(berhubung rhum-nya ga ada, jd pake vanilla lagi aja)

How to make:
- Cairkan maizena dengan sebagian susu, agar larut.
- Tambahkan kuning telur ke dalam campuran susu tadi. Sisishkan.
- Didihkan sisa susu dan gula pasir. Aduk sampai gula larut.
- Tuang larutan maizena, aduk dengan rata dan cepat. 
- Tambahkan sdikit garam dan essence vanilla.
- Angkat, jangan biarkan terlalu lama di atas api. Tunggu sampai vla agak dingin dan sudah tidak mengepul lagi.
- Isikan vla ke atas kulit, gulung atau lipat sesuai selera. Lakukan sampai vla habis. Masukkan ke dalam kulkas..soalnya lebih enak dimakan dingin-dingin.

Simple aja kan? Tapi kalo berhasil, rasanyaaa bangga bener!!!

Well, that's my recipe for today. Masih mau explore terus smua masakan yang kira2 ga nakutin bumbu dan cara masaknya..hahaha. Hitung2 sebagai hiburan sambil nunggu buah hatiku lahir di Desember nanti :).
See you on my next trial ;)